Puskesmas Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, didirikan pada tahun 1976. Awalnya, puskesmas ini hanya berupa bangunan sederhana dengan fasilitas yang terbatas. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat, Puskesmas Bluto terus mengalami kemajuan.
Pada tahun 1985, Puskesmas Bluto ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas Rawat Inap. Hal ini berarti, puskesmas ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan rawat jalan, tetapi juga layanan kesehatan rawat inap bagi pasien yang membutuhkan.
Pada tahun 2000, Puskesmas Bluto direnovasi dan diperluas untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Bangunan puskesmas menjadi lebih modern dan dilengkapi dengan fasilitas yang lebih lengkap.
Pada tahun 2010, Puskesmas Bluto menjadi puskesmas percontohan di Kabupaten Sumenep. Hal ini menunjukkan bahwa puskesmas ini telah berhasil memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Saat ini, Puskesmas Bluto terus berbenah diri untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Puskesmas ini berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat di Kecamatan Bluto dan sekitarnya.
Berikut adalah beberapa pencapaian penting Puskesmas Bluto:
* *1976:* Didirikan sebagai puskesmas non-rawat inap
* *1985:* Ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas Rawat Inap
* *2000:* Direnovasi dan diperluas
* *2010:* Menjadi puskesmas percontohan di Kabupaten Sumenep
berikut beberapa kepemimpinan Puskesmas Bluto:
1960 - 1974 Abdul Aziz
1977 - 1987 dr. Fadli
1987 - 1992 dr. Endah Diarosa
1992 - 1999 dr. Arif Fatoni
1999 - 2002 dr. Arief Nasuha
2002 - 2003 dr. Marina Davita
2003 - 2006 dr. Evi Kurniawati
2006 - 2012 dr. Kusmuni, M.Kes
2012 - 2013 Mudahnan
2013 - 2015 dr. Mahsunah
2015 - 2017 dr. Sulaiha
2017 - 2024 Siti Hairiya, S.Kep. Ns. M.Kes
2024 - sekarang dr. Rifmi Utami, M.Kes
Puskesmas Bluto telah memberikan kontribusi yang besar bagi kesehatan masyarakat di Kecamatan Bluto dan sekitarnya. Puskesmas ini terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanannya dan menjadi puskesmas yang unggul di Kabupaten Sumenep.
